AS-China: Xi Jinping dapat sambutan kenegaraan meriah dari Trump, tapi tak semua keinginannya terpenuhi


Presiden AS Donald Trump berbincang dengan Presiden China Xi Jinping

Sumber gambar, REUTERS/Kylie Cooper

Keterangan gambar, Presiden AS Donald Trump berbincang dengan Presiden China Xi Jinping saat menyambutnya di North Portico, Gedung Putih, menjelang jamuan makan malam kenegaraan di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 24 September 2026.

Meski disambut dengan upacara kenegaraan meriah dan jamuan makan malam di Gedung Putih, Presiden China Xi Jinping tidak mendapatkan semua yang diinginkannya di Washington.

China meyakini Amerika Serikat berupaya membendung kebangkitannya sebagai kekuatan adidaya. Karena itu, Beijing ingin Washington tidak menghalangi jalannya, terutama dalam isu perdagangan, teknologi, dan Taiwan.

Namun, gencatan yang membuat kedua negara menghentikan perang tarif dan mencegah eskalasi lebih lanjut, hanya diperpanjang selama beberapa bulan, dari November hingga Januari.

Padahal, Beijing berharap perpanjangan itu berlaku setidaknya selama satu tahun, seiring upaya Xi melewati sisa masa kepresidenan Trump.

Artinya, sejumlah sengketa utama antara kedua negara, mulai dari tarif perdagangan, dominasi China dalam pasokan mineral tanah jarang, hingga akses terhadap cip canggih buatan AS, kembali ditunda penyelesaiannya ke putaran negosiasi berikutnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *