Tangani kabut asap karhutla, Prabowo berharap pada hujan – ‘Kalau begitu, apa kerja pemerintah?’


Siswa memakai masker sebelum mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kabonena Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (6/10/2026).

Keterangan gambar, Siswa memakai masker sebelum mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kabonena Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (06/10).

Sejumlah pakar dan pegiat lingkungan menilai klaim keberhasilan pemerintah memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia hingga 80% “tidak sesuai fakta di lapangan dan mudah dipatahkan”. Sebab nyatanya, kabut asap pekat masih mengepung sejumlah wilayah bahkan meluas ke luar negeri.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan, menyatakan bakal membawa isu kabut asap lintas batas dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Manila, Filipina, November mendatang.

Sedangkan di dalam negeri, organisasi sipil dan warga terdampak di Kalimantan Barat melayangkan gugatan class action terhadap Presiden Prabowo ke pengadilan.

“Kami bingung kendala pemadaman ini apa? Karena kami melihat dan merasakan asap sampai hari ini,” ujar Glorio Sanen, kuasa hukum penggugat.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan akan meminta masukan para ahli untuk mengatasi asap kebakaran karhutla—seraya menyebut hujan merupakan solusi akhir memadamkan api.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *