Kesehatan: Gejala dan risiko dari ‘smiling depression’


'Smiling depression' bukanlah diagnosis yang diakui secara resmi, namun terdapat peningkatan sebesar 50% dalam pencarian istilah tersebut selama lima tahun terakhir.

Keterangan gambar, Smiling depression bukanlah diagnosis yang diakui secara resmi, tapi terdapat peningkatan sebesar 50% dalam pencarian istilah tersebut selama lima tahun terakhir.

Ketika membayangkan seseorang yang mengalami depresi, Anda mungkin berpikir tentang sosok yang kesulitan untuk bangkit dari tempat tidur.

Mungkin juga mereka yang sering menangis, menarik diri dari pergaulan atau hampir tidak memiliki tenaga untuk menjalani hari.

Anda juga mungkin tak membayangkan orang yang sama dapat melontarkan lelucon saat makan malam, memiliki kehidupan sosial yang sibuk, dan bahkan berprestasi dalam pekerjaan.

Namun, bagi mereka dengan kondisi yang disebut smiling depression (depresi yang disembunyikan di balik senyuman), kondisi itu adalah kenyataan yang terjadi.

Bahkan, orang yang tertipu bukanlah teman, pasangan, atau rekan kerja—melainkan Anda sendiri.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *