Kesehatan: Perempuan melahirkan setelah jaringan ovarium dibekukan 23 tahun


Kassandra Bacon sedang berbaring sambil berswafoto. Bayi Landon, yang mengenakan topi biru dan dibalut selimut putih, sedang bersandar di dadanya.

Keterangan gambar, Kassandra Bacon menjalani transplantasi jaringan ovarium dengan harapan hal itu kelak memungkinkannya untuk memiliki bayi.

Ketika Kassandra Bacon didiagnosis mengidap jenis kanker darah yang tergolong langka pada usia 17 tahun, kemoterapi awal berhasil membuat penyakitnya masuk masa remisi.

Namun, setahun kemudian, kanker itu muncul lagi dan kondisi Kassandra lebih parah. Dokter mengatakan Kassandra harus segera menjalani kemoterapi dengan dosis yang lebih agresif.

“Ketika sedang belajar mengemudi dan tengah menjalani A-level (ujian akhir sekolah), tentu bukan sesuatu yang saya ingin alami di usia seperti itu. Rasanya sangat berat,” kata Kassandra kepada Newshour, program BBC World Service.

Meski masih remaja, perempuan asal London itu sudah memikirkan dampak pengobatan terhadap dirinya di masa depan. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah bagaimana menjaga kesuburannya.

Saat itu, ia tidak punya cukup waktu untuk menunggu siklus menstruasi bulanannya, yang diperlukan untuk menjalani prosedur pembekuan sel telur. Karena itu, Kassandra mencari pilihan lain yang saat itu masih tergolong eksperimental, yaitu transplantasi jaringan ovarium.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *