Sejarah: 8 kontribusi budaya Persia kuno dalam kehidupan kita sehari-hari


Persepolis merupakan ibu kota seremonial Kekaisaran Persia kuno.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Kota legendaris Persepolis merupakan ibu kota seremonial Kekaisaran Persia kuno.

    • Penulis, Margarita Rodríguez
    • Peranan, BBC News Mundo
  • Waktu membaca: 12 menit

“Dunia Persia bertanggung jawab atas banyak gagasan yang kita miliki di Barat,” kata Profesor José Cutillas, yang belajar dan mengajar di Iran.

“Dari sudut pandang kita, kita mengira semuanya Euro-sentris, bahwa segalanya berasal dari dunia Yunani-Latin dan dari sanalah awal bagi setiap pemikiran,” ujar profesor Bahasa Persia dan Budaya Iran di Universitas Alicante, Spanyol.

Namun, pada periode Persia pra-Islam, muncul konsep-konsep yang “sangat kita biasakan; tak terhitung banyaknya unsur yang berasal dari dunia tersebut yang kita jadikan sebagai milik kita sendiri”.

Sebagai contoh, ketika mempelajari bagaimana masyarakat Eropa terstruktur pada tingkat politik-administratif, Profesor Cutillas menemukan karakteristik yang jelas tertanam dalam Kekaisaran Persia Achaemenid (550–330 SM).

Secara religius, keyakinan pada satu Tuhan alias monoteisme telah hadir di Iran kuno sekitar 3.500 tahun lalu, ketika Zarathustra mendirikan Zoroastrianisme.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *