Potensi hujan lebat di Sumatra – Penyintas bencana 2025 dirundung cemas, apa mitigasi pemerintah?


Hujan lebat hingga sangat lebat di sebagian wilayah Sumatra membangkitkan trauma atas banjir dan longsor 2025 lalu. Kini para penyintas dihadapkan pada situasi yang berulang, bersiap mengungsi dan kehilangan hunian lagi.
Keterangan gambar, Desa Hutanabolon adalah wilayah paling terdampak dengan 12 orang meninggal dunia pada banjir dan longsor Sumatra di penghujung 2025.

Para penyintas banjir Sumatra kini dibayang-bayangi ancaman bencana karena potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Mereka berada posisi sangat rentan karena pemulihan yang belum tuntas.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah, termasuk Aceh dan Sumatra Utara, dalam beberapa hari ke depan. Mereka meminta warga, terutama yang tinggal di sekitar lereng gunung dan bantaran sungai untuk mewaspadai banjir serta longsor.

Namun warga di Aceh dan Sumut sebenarnya telah menghadapi risiko itu selama berbulan-bulan, sejak banjir dan longsor menerjang mereka, November 2025. dihadapkan ancaman serupa.

Warga di sejumlah kabupaten di Aceh dan Sumut telah kehilangan tempat tinggal, tapi tetap harus mengungsi berkali-kali.

Tak sedikit penyintas yang berulang kali mengalami banjir, sejak sembilan bulan lalu. Ibu dua anak, Wulan Sari, di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, mengalami situasi itu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *