Kasus influenza A ‘meningkat’ di Indonesia, seberapa parah gejalanya?


Warga menunggu antrean sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).

Keterangan gambar, Warga menunggu antrean sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/09).

Kementerian Kesehatan mencatat adanya peningkatan aktivitas influenza A di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Namun demikian, berdasarkan hasil surveilans hingga minggu ke-38 tahun 2026, kondisinya masih berada pada kategori sedang dan belum menunjukkan situasi mengkhawatirkan.

Meski begitu, epidemiolog Masdalina Pane, menilai pemerintah terkesan santai dan tidak memberikan peringatan seperti ketika pandemi Covid-19 kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan untuk mencegah tertular virus tersebut.

Sebab, virus influenza A ini bisa mengakibatkan kematian pada orang lansia dan yang memiliki penyakit komorbid.

“Yang dibutuhkan masyarakat kan, ‘Kami harus ngapain?’. Berbeda dengan saat Covid-19, masyarakat diminta menjaga jarak, memakai masker, dan menerapkan berbagai protokol kesehatan,” tutur Masdalina Pane kepada BBC News Indonesia, Jumat (02/10).

Pengalaman didera rasa sakit saat terkena influenza A dirasakan Beni Permana, warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sakit kepala hebat membuatnya merasa oleng, ditambah pegal yang menyerang persendian.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *