Gempa: Kisah lansia dan balita di NTT yang meninggal saat mengungsi


Peti jenazah Petrus Ndiwa.

Sumber gambar, Arnold Welianto

Keterangan gambar, Keluarga menangisi jenazah Petrus Ndiwa, penyintas gempa NTT.

Dua lansia dan satu balita penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia saat berada di pengungsian. Kondisi di pengungsian diduga memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Isak tangis pecah di Kampung Lina, Desa Kotagana, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT. Keluarga tak kuasa menahan duka setelah Petrus Ndiwa, 70 tahun, meninggal dunia pada Senin (24/08).

Petrus merupakan salah satu warga yang mengungsi setelah gempa mengguncang Kabupaten Nagekeo.

Setelah beberapa hari menginap di posko pengungsian, kondisi kesehatan Petrus memburuk.

Petrus diketahui memiliki riwayat penyakit asma berat. Kepala Puskesmas Mauponggo, Mikael Eo, mengatakan, Petrus beberapa kali mengeluhkan kesehatannya selama berada di pengungsian.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *