Deepfake: Bisakah Anda mengenali wajah ciptaan AI?


Potret berdampingan dari dua orang yang tampak realistis - seorang pria di sebelah kiri dan seorang wanita di sebelah kanan.

Sumber gambar, StyleGAN3 (kiri) / Igor Alecsander via Getty Images (kanan)

Keterangan gambar, Potret dua orang yang tampak realistis.

Semuanya tampak normal ketika seorang pegawai di Hong Kong bergabung dengan rekan-rekannya dalam panggilan video untuk membahas akuisisi rahasia pada 2024.

Baru setelah mengirimkan pembayaran sebesar US$25 juta (Rp450,7 miliar) pegawai itu menyadari bahwa dirinya telah ditipu. Setiap orang yang ikut dalam panggilan tersebut, termasuk kepala bagian keuangan, ternyata adalah deepfake yang dihasilkan oleh AI (kecerdasan buatan).

Wajah yang diciptakan AI semakin sulit dibedakan dari wajah manusia asli. Di AS saja, kerugian akibat penipuan yang menggunakan AI diproyeksikan akan mencapai US$40 miliar pada tahun depan, menurut laporan pada 2024 dari perusahaan konsultan Deloitte.

Itulah salah satu alasan mengapa Profesor Amy Dawel, seorang psikolog di Universitas Nasional Australia (ANU), ingin mengetahui apakah kita semua dapat dilatih untuk mengenali wajah yang diciptakan oleh AI.

“Kita benar-benar buruk dalam mengenali wajah AI saat ini,” katanya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *