Kopdes Merah Putih dan sengkarut masalah penempatan manajer – Dikirim beda pulau, gaji yang tipis, hingga ‘ketiadaan kerangka hukum yang jelas’


Manajer kopdes

Keterangan gambar, Pelatihan calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Kebijakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memasuki babak baru dengan polemik penempatan para manajer. Keputusan untuk mengirim manajer ke luar domisili menuai kekecewaan serta protes.

Dalam keterangannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan penempatan manajer kopdes dengan pendekatan lintas daerah ditujukan guna pemerataan sumber daya manusia (SDM).

Ferry menambahkan penempatan tersebut juga dimaksudkan agar kebutuhan manajer di daerah yang bangunan koperasinya sudah eksis dapat dipenuhi. Sehingga, Ferry menggarisbawahi, operasional koperasi mampu segera dilangsungkan.

Kabar mengenai penempatan yang tidak sesuai domisili membikin sejumlah manajer kopdes menyuarakan ketidakpuasannya.

Di Sulawesi Selatan, misalnya, seorang manajer kopdes terpaksa memendam keinginannya untuk bertugas di lokasi dia bermukim di Makassar. Keputusan pemerintah membuatnya mesti pindah sekira lebih dari 300 kilometer ke arah Kabupaten Luwu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *