Seni Didong Gayo, ‘pelipur lara’ penyintas banjir-longsor di Aceh Tengah


didong gayo, aceh tengah, kesenian didong gayo, bencana sumatra, banjir sumatra, aceh

Sumber gambar, Iwan Bahagia

Keterangan gambar, Klub pedidong cilik di Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, sedang berlatih dengan latar tenda-tenda pengungsian.

    • Penulis, Iwan Bahagia
    • Peranan, Wartawan di Aceh Tengah
  • Waktu membaca: 11 menit

Sebagian penyintas banjir-longsor di Dataran Tinggi Gayo, Aceh, berusaha melipur lara mereka dengan menggeluti kesenian tradisional didong yang memadukan gerak, suara, dan tepukan.

Saat banjir dan longsor meluluhlantakkan Dataran Tinggi Gayo, Aceh, pada akhir November 2025 lalu, para penyintas dan warga yang terdampak merasakan tekanan luar biasa.

Selain kehilangan nyawa sanak-saudaranya, mereka tak lagi punya rumah, tanah, kebun, hingga sawah.

Dihadapkan nestapa, para penyintas sekuat tenaga untuk dapat bertahan hidup.

Mereka juga berusaha menghibur diri ketika tekanan hidup datang bertubi-tubi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *