Puluhan ribu hektar hutan dan lahan di Papua terbakar – ‘Sesak nafas, susah air, masyarakat sampai setengah mati’


Papua

Keterangan gambar, Ilustrasi. Seorang aktivis lingkungan memegang poster tuntutan kepada pemerintah agar tidak melakukan deforestasi hutan di Tanah Papua.

Telah diterbitkan

Waktu membaca: 12 menit

Selain Kalimantan dan Sumatra, indikasi luasan karhutla di Papua diyakini mencapai puluhan ribu hektare sepanjang 2026 ini. Papua Selatan menjadi episentrum karhutla, seiring masifnya pembukaan lahan untuk Proyek Strategis Nasional di provinsi itu.

Kabut asap dari karhutla telah berminggu-minggu mengganggu kesehatan warga, jadwal penerbangan, dan berbagai aktivitas.

“Asap masih tebal, mulai banyak yang batuk di sini karena polusi. Sudah susah juga mendapatkan air. Tahun-tahun lalu itu pernah juga tapi tidak terlalu. Ini sampai masyarakat setengah mati,” kata Yonas, warga distrik Ilwayab, Merauke, Papua Selatan, saat dihubungi Senin (12/10).

Selain dirasakan warga Papua Selatan, sebaran asap dirasakan juga oleh Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, sebagian kecil Papua seperti Jayapura, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

Ini diakibatkan asap yang bergerak mengikuti angin dari Timur menuju Barat Laut hingga Utara.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *