KM Virgo: Mengapa kecelakaan dan kematian transportasi laut paling tinggi?


Tim Gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan Pelindo 3 menyiapkan posko pencarian serta menyiagakan 30 lebih mobil ambulans dari relawan untuk mendukung koordinasi dan kebutuhan operasional selama proses pencarian berlangsung.

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Keterangan gambar, Warga menunggu kabar keluarganya yang menjadi korban kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/09).

Telah diterbitkan

Waktu membaca: 10 menit

Kasus kecelakaan dan kematian dalam transportasi laut lebih tinggi dibandingkan darat dan udara, menurut badan tim penyelamat. Kecelakaan laut kerap berulang diduga karena rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang diabaikan.

Rekomendasi keselamatan tersebut kerap dipandang sebelah mata karena ada persoalan struktural, kata pengamat transportasi.

Rekomendasi KNKT meliputi banyak hal, mulai pengaturan kapasitas dan bobot barang, alat keselamatan di kapal, cara mengikat truk dan mobil, sampai pendataan resmi (manifes) penumpang.

Keraguan soal data resmi penumpang juga sempat menjadi sorotan pada kasus KM Virgo Transport 8 yang karam di Laut Jawa, Minggu dini hari (13/09).

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan transportasi laut dengan masalah klasik manifes yang meliputinya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *