Karhutla: Negara-negara anggota ASEAN protes kabut asap, pengamat sebut ‘Indonesia dianggap tidak becus’ tangani karhutla


Sebuah helikopter menjatuhkan air ke hutan dan lahan yang terbakar di kawasan Petuk Katimpun, Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia, pada 13 Agustus 2026.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Sebuah helikopter menjatuhkan air ke hutan dan lahan yang terbakar di kawasan Petuk Katimpun, Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia, pada 13 Agustus 2026.

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan telah menembus negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, bahkan Filipina.

Sejumlah warga di negara-negara itu mulai menyatakan kegusaran serta kekhawatirannya lantaran ratusan sekolah membatalkan kelas tatap muka lantaran Indeks Pencemaran Udara masuk kategori “sangat tidak sehat”.

Badan Manajemen Lingkungan Filipina sampai menginstruksikan warganya untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan wajib memakai masker.

Sebelumnya, Malaysia dan Brunei Darussalam telah sepakat membawa persoalan karhutla di Indonesia menggunakan mekanisme ASEAN dalam Konsultasi Pemimpin Tahunan Malaysia-Brunei ke-27 di Bandar Seri Begawan, pada Sabtu (22/08) lalu.

Mekanisme itu dimungkinkan dalam ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution—yang diratifikasi melalui UU Nomor 26 Tahun 2014.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *