Iran membalas setelah serangan AS disebut menewaskan empat orang di sebuah pesta pernikahan


Kapal perusak berpeluru kendali USS Thomas Hudner, menembakkan rudal serang darat Tomahawk pada 1 Maret 2026.

Sumber gambar, U.S. Navy via Getty Images

Keterangan gambar, Ilustrasi: Kapal perusak berpeluru kendali USS Thomas Hudner, menembakkan rudal serang darat Tomahawk pada 1 Maret 2026.

Pasukan Amerika Serikat melanjutkan serangan terhadap Iran pada Selasa, menurut Komando Pusat AS (Centcom), yang kemudian memicu serangan balasan berupa rudal dan drone ke sejumlah target AS, menurut kantor-kantor berita Iran.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan empat orang, termasuk seorang anak kecil, tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka setelah serpihan proyektil dari serangan rudal AS menghantam sebuah rumah yang sedang menjadi lokasi pesta pernikahan di Sirik, wilayah selatan Iran.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan setelah muncul laporan ledakan di sebuah pangkalan militer AS di Erbil, Irak, serta serangan rudal terpisah yang menargetkan pangkalan AS di Yordania.

Centcom menyatakan serangan AS tersebut dilakukan sebagai respons atas “upaya-upaya serangan terbaru” yang dilakukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan Amerika Serikat akan menyesali serangan tersebut.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *