Dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran: Kebebasan bersuara di ruang digital disebut terus memburuk


Ratusan wartawan menggelar aksi unjuk rasa memprotes ruang kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Keterangan gambar, Ratusan wartawan menggelar aksi unjuk rasa memprotes ruang kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Sejumlah pengguna media sosial Instagram baru-baru ini mengeluhkan adanya pembatasan unggahan konten terkait kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Hal itu menandai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang disebut masih diselimuti praktik pengekangan kebebasan berekspresi dan berpendapat di ruang digital.

Direktur Eksekutif SAFEnet (Southeast Asia Freedom of Expression Network), Nenden Sekar Arum, menyatakan pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran pemblokiran konten terjadi dengan masif. Lalu ada kriminalisasi hingga rangkaian ancaman yang diterima warganet.

“Situasi di zaman Prabowo ini tidak jauh lebih baik dari Jokowi, bahkan bisa dibilang malah lebih parah. Kita tak melihat adanya perbaikan perlindungan kebebasan berekspresi warga di ruang digital,” ujar Nenden ke BBC News Indonesia, Sabtu (17/10).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *