Lingkungan: Lapisan es di pegunungan Swiss menyusut dalam kecepatan yang nyaris mendekati rekor, apa dampaknya?


The front of a glacier, where a large channel - which looks a bit like a cave or an arch - has eaten away at the ice. A river of meltwater now meanders out of the front of the glacier. There are also chunks of ice on the ground having broken off the glacier. A man, dressed in mountaineering clothing, stands in front of the glacier for scale, which shows how big the channel or cave is.

Keterangan gambar, Bagian depan Gletser Morteratsch di kawasan tenggara Swiss, yang terdampak oleh udara hangat dan air yang lebih hangat.

Gletser atau lapisan es pada barisan pegunungan di Swiss tengah menyusut dalam kecepatan yang mendekati rekor pada 2026. Penyababnya, gelombang panas ekstrem yang terjadi selama musim panas menghantam puncak-puncak Pegunungan Alpen.

Lebih dari 5% es gletser yang masih tersisa di negara itu lenyap dalam 12 bulan terakhir. Kecepatan penyusutan gletser ini disebut para ilmuwan dengan istilah “luar biasa”.

Mereka memperingatkan bahwa pencairan secepat ini bukan lagi sesuatu yang mengejutkan, mengingat laju perubahan iklim saat ini.

Namun dalam beberapa dekade mendatang, kondisi tersebut dapat mengancam pasokan air untuk pertanian, pembangkit listrik tenaga air, dan transportasi.

Hilangnya es gletser juga dapat membuat lereng-lereng pegunungan menjadi tidak stabil serta meningkatkan risiko tanah longsor di sejumlah wilayah.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *