ChatGPT: Tren foto 1980-an viral – Apakah data pribadi pengguna diambil?


Sebuah potret bergaya tahun 1980-an hasil kreasi AI menampilkan seorang wanita muda yang tersenyum, mengenakan kacamata hitam gelap, rambut pirang ber-highlight dan cokelat yang dikeriting serta disasak ke belakang, jaket denim biru, atasan jaring berwarna merah muda, anting-anting bulat besar, dan lipstik, dengan latar belakang tanaman dalam pot.

Keterangan gambar, Sebuah potret bergaya tahun 1980-an hasil kreasi AI.

Rambut bergelombang dan mengembang. Foto dengan kualitas agak buram. Warna-warna neon. Latar belakang ala studio foto di pusat perbelanjaan. Jika tampilan media sosial Anda belakangan ini terasa seperti album foto keluarga dari era 1980-an, Anda tidak sendirian. Anda mungkin juga sudah ikut mencoba tren ini.

Jutaan orang di seluruh dunia kini menggunakan ChatGPT dan berbagai perangkat berbasis AI lainnya untuk mengubah foto selfie mereka menjadi potret bergaya retro, lengkap dengan tatanan rambut mengembang, busana vintage, dan efek foto yang membangkitkan nostalgia.

Gambar-gambar yang dihasilkan AI ini sering dibuat menggunakan prompt yang beredar untuk fitur pembuat gambar di ChatGPT. Pengguna cukup mengunggah foto diri mereka, lalu AI mengubahnya menjadi potret bergaya era 1980-an.

Hasilnya yang terlihat sangat meyakinkan dan mudah dibagikan membuat tren ini menyebar dengan cepat di Instagram, TikTok, dan X.

Namun, di balik nostalgia tersebut, para ahli mengingatkan pengguna mungkin sedang membagikan jauh lebih banyak informasi pribadi daripada yang mereka sadari.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *