Trump buka peluang turut menyerang Houthi setelah 12 orang tewas dalam serangan di bandara Arab Saudi


Seorang petempur dari kelompok Houthi memamerkan senjatanya di Sanaa, Yaman, pada 7 Oktober 2026.

Keterangan gambar, Seorang petempur dari kelompok Houthi memamerkan senjatanya di Sanaa, Yaman, pada 7 Oktober 2026.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuka peluang negaranya bergabung dengan Arab Saudi untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.

“Mungkin saja. Kami sedang meninjaunya,” kata Trump mengenai peluang AS bergabung dengan Saudi menyerang kelompok Houthi.

“Kami baru saja mengetahui serangan terbaru (di bandara). Jadi kami akan membuat Keputusan—kami bergerak sangat cepat,” sambungnya sebagaimana dikutip CBS, mitra BBC di AS.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 lainnya, pada Sabtu (10/10).

Kelompok Houthi yang didukung Iran telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut—insiden ketiga di Bandara Riyadh dalam sepekan terakhir.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *