Lingkungan: Warga Batam keluhkan proyek pusat data – ‘Air tidak mengalir’


Pusat data di Batam

Keterangan gambar, Pusat data di Batam.

Batam menjadi episentrum pembangunan pusat data (data center). Di balik geliat pembangunan itu, masyarakatnya menghadapi ancaman yang tak kalah besar: krisis air.

Ratusan warga Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, yang didominasi ibu rumah tangga menggelar aksi demonstrasi di depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Senin (05/10) kemarin.

Demonstrasi dilakukan sejak pukul 06.00 hingga 13.00 WIB, dipicu terhentinya aliran air ke permukiman mereka selama sekitar tiga bulan.

Warga meminta pihak pengelola segera memulihkan layanan dan menolak ketergantungan pada distribusi air menggunakan mobil tangki.

Salah seorang peserta demo, Dewi Susanti, mengaku warga tetap membayar tagihan meski layanan air tidak berjalan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *