Sepak bola: Mengapa rencana FIFA yang didukung Erick Thohir memicu ancaman boikot?


Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Sumber gambar, Robertus Pudyanto/FIFA via Getty Images

Keterangan gambar, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyapa para suporter menjelang pertandingan final Piala Dunia U-17 FIFA antara Jerman dan Prancis di Stadion Manahan, Surakarta, Indonesia, pada 2 Desember 2023.

    • Penulis, Simon Stone
    • Peranan, Reporter utama sepak bola

    • Penulis, Jack Skelton
    • Peranan, Jurnalis senior BBC Sport
  • Telah diterbitkan

  • Waktu membaca: 8 menit

Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual sebagian kepemilikan hak komersial turnamen-turnamen FIFA kepada investor swasta.

Padahal, proposal yang menurut FIFA dapat menghasilkan miliaran dolar untuk pengembangan sepak bola dunia itu tengah memicu penolakan keras dari asosiasi sepak bola Eropa dan berbagai asosiasi sepak bola dari seluruh dunia.

Sebanyak 55 asosiasi anggota UEFA telah sepakat memboikot Piala Dunia dan seluruh kompetisi FIFA apabila rencana tersebut disetujui.

Concacaf, konfederasi yang membawahi sepak bola di Amerika Utara dan Amerika Tengah serta menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun ini, juga mengatakan 41 asosiasi anggotanya telah “menolak” proposal Infantino setelah menggelar pertemuan pada Kamis (30/07).

Penolakan ini muncul setelah FIFA mengumumkan rencana pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola aset-aset komersial miliknya, termasuk Piala Dunia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *