MBG: Polri pegang lebih dari 1.000 SPPG, mengapa dikritik?


MBG Polri

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Keterangan gambar, Peternak yang juga berprofesi sebagai polisi, Briptu Annisa Brap, mengumpulkan telur puyuh dari kandang di Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat (06/02). Hasil panen dari kandang itu dibeli oleh SPPG untuk program MBG.

    • Penulis, Faisal Irfani
    • Peranan, Jurnalis BBC News Indonesia
  • Waktu membaca: 10 menit

Polri memiliki sekitar 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepolisian mengklaim keterlibatan mereka merupakan dukungan terhadap agenda Presiden Prabowo Subianto. Tapi, di sisi lain langkah itu justru memantik kritik.

Dalam sambutannya di acara peresmian SPPG Polri, 13 Februari lalu, Prabowo menyebut dengan kepolisian membangun serta mempunyai ribuan SPPG, maka Polri “telah menunjukkan peran yang sangat penting.”

Dari ribuan SPPG itu, sekitar 411 telah beroperasi dan sisanya sedang persiapan aktif (162), masuk tahap pembangunan (499), serta baru di fase groundbreaking (107).

Mayoritas SPPG yang dijalankan Polri tersebar dari Jawa Tengah hingga Sumatra Utara.

Belum cukup dengan SPPG yang sudah eksis, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit berujar bahwa tahun ini pihaknya bakal melanjutkan pembangunan sampai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *